Cara mengatasi dahak ditenggorokan yang mudah dilakukan di rumah


Dahak merupakan lendir berfungsi untuk melembabkan dan melindungi saluran pernafasan dari infeksi dan benda asing seperti debu, virus, bakteri dan lain-lain. Lendir tersebut diproduksi oleh paru dan tenggorokan. Jika produksi lendir tersebut terlalu banyak dan kental tentu akan membuat tidak nyaman karena akan susah untuk dikeluarkan. Lendir yang berlebih tersebut biasanya disebabkan karena adanya infeksi saluran pernafasan atau partikel asing yang masuk ke dalam saluran pernafasan sehingga memunculkan alergi atau reaksi radang.


Dahak atau lendir yang terlalu banyak biasanya akan menimbulkan beberapa gejala yang dapat mengganggu kenyamanan serta ingin rasanya untuk membuang dahak tersebut terus-menerus. Beberapa gejala tersebut diantaranya : batuk, pilek, suara serak, sakit tenggorakan. Yang kebanyakan dialami penderita adalah batuk karena biasanya lendir tersebut akan menyebabkan gatal ditenggorokan sehingga menimbulkan batuk yang terus menerus.


Dahak yang kental dapat terjadi karena produksi lendir yang menumpuk sehingga menjadikan dahak tersebut keluar seperti jelly. Perlu diketahui bahwa dahak yang keluar seperti jelly dapat disertai dengan perubahan warna dahak tersebut. Yang perlu diwaspadai adalah warna tersebut dapat menjadikan indikasi beberapa penyakit. Berikut beberapa warna dan contohnya :


Sumber: detik.com



- Dahak kekuningan atau kehijauan

Warna ini mengindikasikan bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Selain itu juga bisa menjadi indikasi penyakit pneumonia, bronkitis serta sinusitas akibat infeksi bakteri atau virus.


- Dahak putih

Warna ini biasanya disebabkan oleh bronkitis virus, gagal jantung kongestif, penyakit asam lambung, penyakit paru. Jika disertai gejala lain seperti sulit bernafas maka disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.


- Dahak merah muda

Warna ini dapat menjadi pertanda adanya darah pada dahak yang mungkin disebabkan oleh tuberkulosis, gagal jantung kongestif, kanker paru dan pneumonia. Jika disertai dengan sesak napas dan nyeri dada maka disarankan untuk cepat memeriksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.


- Dahak hitam

Warna ini biasanya terjadi apabila menghirup banyak zat berwarna hitam seperti asap kebakaran, partikel polusi, debu vulkanik, batu bara atau juga bisa menandakan adanya infeksi jamur dengan jenis tertentu serta bisa juga dikarenakan akibat merokok.


- Dahak cokelat

Warna ini dapat menjadi pertanda bahwa adanya darah lama yang bisa disebabkan oleh penyakit paru akut, bronkitis akut, abses paru, cystic fibrosis dan pneumokoniosis.


- Dahak bening

Warna bening sebenernya adalah dahak yang normal tapi dengan meningkatnya produksi dahak tersebut maka menandakan bahwa tubuh sedang mengeluarkan zat iritan atau sejumlah virus.



Sumber: klikdokter.com



Dalam beberapa kasus dahak yang berlebih tidak berbahaya namun alangkah baiknya untuk dapat mengetahui penyebab dari kondisi-kondisi yang terjadi dan cara mengatasi dahak ditenggorokan tersebut. Berikut ada beberapa penyebab dan cara mengatasinya.



1. Infeksi

Saat tubub mengalami peradangan akibat bakteri atau virus maka produksi lendir akan berlebih. Ini merupakan hal yang alami saat tubuh merespon adanya gangguan. Kondisi umum yang dapat terjadi seperti flu, pilek dan strep throat. Selain itu biasanya juga disertai dengan gejala batuk, demam, hidung tersumbat, kelelahan dan nyeri sendi.


Cara mengatasi :

Cara alami yang bisa dilakukan adalah berkumur dengan air garam. Laruan 1/2 sendok garam dan 1 gelas air dapat menghilangkan rasa gatal di tenggorokan dan juga dapat mengencerkan dahak. Selain itu dapat juga dibantu dengan obat antibiotik untuk radang tenggorokan.


2. Asam lambung meningkat

Saat asam lambung meningkat dan naik ke kerongkongan atau juga bisa disebut refluks asam lambung dapat juga mengiritasi tenggorokan sehingga secara otomatis tenggorokan akan menghasilkan lendir agar tidak terjadi peradangan berlanjut.


Cara mengatasi :

Sebaiknya mengurangi pemicu meningkatnya asam lambung seperti mengkonsumsi makanan atau minuman antara lain : kopi, minuman berkarbonasi, makanan tinggi lemak serta makanan pedas. Selain itu dapat juga dibantu dengan obat antasida, H-2 receptor blocker untuk menurunkan kadar asam yang berlebih.


3. Iritasi polutan

Polutan dapat mengiritasi tenggorokan dan membuat saluran pernapasan bengkak serta merandang. Secara otomatis saat polutan seperti asap rokok, asap kendaraan, gas beracun, belerang dioksida dan nitrogen dioksida terhirup maka tubuh akan merespon secara otomatis dengan meningkatkan produksi lendir. 


Cara mengatasi : 

Sebaiknya menghindari dari polutan yang dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan. Selain itu dapat juga menggunakan obat antibiotik untuk meredakan sakit ditenggorokan.


4. Alergi

Saat tubuh terpapar alergen sepertia makanan, debu atau polusi maka tubuh akan melepaskan histamin dengan cepat. Pelepasan histamin tersebut dapat menyebabkan reaksi seperti hidung tersumbat. Reaksi alergi pada saluran pernapasan bagian atas dapat menyebabkan penumpukan lendir ditenggorokan.


Cara mengatasi :

Yang perlu dilakukan adalah menghindari alergen yang memicu lendir bertambah banyak. Selain itu dapat juga mengonsumsi obat antihistamin seperti diphenhydramine untuk meredakan alergi tersebut.



Sumber: orami.co.id



Selain beberapa cara diatas berikut beberapa cara lain untuk mengatasi dahak ditenggorokan :

- Minum air putih yang banyak dan sup hangat

- Mandi dengan air hangat

- Mengonsumsi banyak vitamin c (buah dan sayur-sayuran)

- Menjaga kelembapan dan kebersihan lingkungan rumah

- Mengonsumsi obat yang dapat mengencerkan lendir


Semoga menjadi referensi bagi anda dan semoga sehat selalu. Amin