5 tips mengatasi atap rumah atau genteng bocor




Wilayah tropis khususnya Indonesia merupakan wilayah dengan dua musim yaitu musim hujan dan kemarau. Keduanya mempunyai waktu yang sama-sama panjang. Saat musim hujan biasanya curah hujannya sangat tinggi sedangkan saat musim kemarau panasnya sangat luar biasa. Perubahan cuaca yang ekstrim dapat mempengaruhi atau berdampak pada bangunan rumah. Mulai dari atap genteng sampai tembok rumah. Saat hujan genteng biasanya tumbuh lumut, menjadi rapuh sedangkan tembok biasanya mengalami retak atau kerusakan lainnya yang dapat menyebabkan air merembes kedalam rumah.


Apa saja masalahnya?


Genteng bocor adalah salah satu permasalahan yang sering dialami saat musim hujan datang. Di musim hujan sebelumnya mungkin masalah tersebut sudah diperbaiki namun saat lanjut ke musim kemarau kadang ada saja yang menjadi penyebab atap menjadi rusak sehingga musim hujan berikutnya atap kembali bocor.  Dari mulai timbul retakan-retakan, genteng pecah, susunan genteng yang bergeser karena tiupan angin yang krncang,dll. Hal tersebut tentu akan membuat tidak nyaman bahkan membuat kesal bagi penghuni rumah bukan?


Lalu harus bagaimana?


Baiklah ini ada beberapa tips yang sudah dirangkum untuk anda dalam mengatasi atap atau genteng bocor yang mungkin bisa anda coba dirumah.


1. Menggunakan waterproof atau cat pelapis anti bocor

Mengatasi bocor dengan wateproof lebih banyak dipilih oleh masyarakat karena lebih mudah pengaplikasiannya dan praktis disamping juga harganya yang tidak terlalu mahal. Selain itu cat pelapis ini biasanya bisa bertahan sampai kurang lebih 5 tahun.


Source : grid.id


2. Menggunakan semen putih

Semen putih merupakan semen yang mempunyai daya rekat yang kuat dibanding semen biasa. Ini yang membuat semen putih bisa digunakan untuk menambal retakan.


Source : 99.co


Caranya :

Buatlah adonan semen putih sesuai petunjuk pada kemasan. Kemudian bersihkan media yang akan ditambal dari debu dan kotoran. Selanjutnya oleskan adonan untuk menutupi celah-celah atau pada bagian yang retak.

Menambal dengan semen putih dapat bertahan kurang lebih sekitar 2-3 tahun.


3. Menggunakan styrofoam

Jika anda mempunyai styrofoam yang tidak terpakai dari pada dibuang maka bisa anda gunakan untuk mengatasi bocor.


Source : zonakreatif.com


Caranya :

Potong styrofoam menjadi kecil-kecil dan madukkan kedalam wadah kemudian tuangkan bensin secukupnya untuk melarutkan styrofoam tersebut sehingga menjadi cairan yang kental seperti lem. dan aduk hingga rata. Selanjutnya bersihkan media yang akan ditambal kemudian oleskan larutan tadi pada bagian yang retak.

Dengan menggunakan cara ini daya tahannya kurang lebih sekita 6 bulan.


4. Mengganti genteng yang rusak atau menata ulang genteng

Permasalahan atap bocor kadang tidak hanya karena kerusakan atap namun kadang disebabkan karena pergeseran posisi genteng karena tertiup angin. 


Source : renovasi.co.id

Jika masalahnya karena kerusakan pada genteng atau genteng yang pecah maka genteng perlu diganti. 

Jika masalahnya karena pergeseran posisi genteng berarti hanya tinggal mengatus posisi genteng ke posisi semula.


5. Menggunakan karpet talang

Cara terakhir ini adalah cara dilakukan oleh sebagian orang sebagai cara simpel sebagai alternatif tercepat mengatasi atap bocor. Biasanya cara ini digunakan sebagian orang karena belum menemukan titik mana yang menyebabkan kebocoran atau belum mempunyai waktu luang untuk memperbaiki genteng-genteng yang bocor. 


Source : youtube.com


Caranya :

Belilah karpet talang dengan ukuran panjang dari titik atas atap sampai titik bocor atau yang diduga sebagai titik bocor. Usahakan membentangkan karpet dari titik atas ke arah bawah atap agar air tidak masuk melalui celah-celah karpet. 


Demikian tips mengatasi atap atau genteng bocor. semoga dapat membantu dan selamat mencoba!!